Dua Universitas, Satu Perjalanan
Program studi Global Business Chinese di bawah Fakultas Humaniora, BINUS University, baru saja meresmikan program kerja sama Joint Degree dengan South China University of Technology (SCUT) melalui skema 2 tahun pengalaman di Indonesia dan 2 tahun pengalaman di China dengan gelar ganda dari masing-masing negara. Acara peresmian tersebut berlangsung di BINUS Kampus Kemanggisan dengan tema “Preparing Future Global Talent with Two Degree in One Journey”, yang merefleksikan visi bahwa kolaborasi antara dua perguruan tinggi ini mampu menyajikan pengalaman akademik yang utuh bagi para mahasiswa.
Agenda ini diawali dengan kata-kata sambutan dari Dekan Fakultas Humaniora BINUS University, Dr. Elisa Carolina Marion, S.S., M.Si. dan Head of Chinese Department South China University of Technology, Assoc. Prof. Guo Ting yang turut menyampaikan dan menegaskan komitmen antara SCUT dan BINUS University dalam membangun kolaborasi pendidikan yang berlanjut.
Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi diskusi inspiratif yang menjadi segmen yang cukup menyita perhatian para peserta. Kesempatan ini dipandu oleh Head of Chinese Department BINUS University, Dr. Jureynolds S.S., M.Litt. dan menghadirkan Direktur ICT Huawei Indonesia, Mohamad Rosidi dan Entrepreneur & Content Creator, Steven Howard sebagai pembicara utama. Melalui sesi diskusi tersebut, kedua narasumber memaparkan perspektif mereka mengenai peran penting penguasaan bahasa Mandarin sebagai modal penting dalam menghadapi industri kerja yang saat ini terkoneksi secara global. Keraguan yang sering kali terlintas bagi para calon mahasiswa mengenai sejauh mana prospek bahasa Mandarin terjawab tuntas melalui kisah nyata dari para praktisi yang telah berpengalaman di skala internasional.
Setelah sesi diskusi berakhir, acara dilanjut dengan prosesi penandatanganan dokumen kerja sama antara kedua pihak dari BINUS University dan South China University of Technology, turut disaksikan langsung oleh para jajaran pimpinan kedua institusi dan kemudian masing-masing institusi saling menyerahkan cenderamata sebagai simbol hubungan baik antara kedua pihak.
Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari budaya Tiongkok yang dibawakan oleh para mahasiswi Global Business Chinese BINUS University yang menggunakan baju hanfu. Penampilan ini memperlihatkan filosofi belajar di Global Business Chinese bahwa bahasa Mandarin bukan hanya sekadar menghafal kata, tetapi bagaimana cara memahami budaya dan pola pikir penuturnya. Pemahaman budaya dan komunikasi antarbudaya seperti inilah yang akan menjadi bekal penting untuk generasi mendatang.
Sebagai jurusan dasar di BINUS University, Global Business Chinese mengajarkan bahasa Mandarin mulai dari Tingkat dasar hingga pengaplikasiannya dalam dunia bisnis Tiongkok. Mahasiswa tidak hanya diajarkan untuk berbicara, tetapi juga diberi wawasan mengenai bisnis dan budaya agar sudah siap saat ingin terjun ke dalam lingkungan kerja internasional. Dengan adanya program 2+2 Joint Degree dengan SCUT, pengalaman belajar bagi mahasiswa menjadi semakin luas melalui kolaborasi dua universitas yang mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi tantangan kerja di masa yang akan mendatang.
Peluncuran program ini diakhiri dengan seremoni memukul gong dan hujan konfeti yang disambut meriah oleh semua tamu. Momen tersebut menjadi tanda awal dari babak baru untuk Global Business Chinese BINUS University. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi calon mahasiswa yang tidak ingin sekadar bergabung untuk menjadi mahasiswa baru, namun untuk menjadi angkatan yang membuka peluang masa depan yang menjanjikan.








