Memperluas Wawasan dengan Seni Kaligrafi Budaya Tiongkok
Pengalaman demi pengalaman, mahasiswa Global Business Chinese berkesempatan memperoleh metode belajar-mengajar yang menarik dalam jenjang perkuliahan mereka. Mahasiswa mendapat pengenalan lebih dekat terhadap salah satu budaya Tiongkok yang diwariskan secara turun temurun dan telah berkembang selama ribuan tahun, yaitu seni kaligrafi atau shūfǎ (书法).
Dalam kegiatan pembelajaran ini, mahasiswa diperkenalkan pada teknik dasar penggunaan kuas kaligrafi, teknik penulisan karakter hanzi, serta filosofi yang terkandung dalam setiap goresan. Melalui arahan dosen, mahasiswa diminta untuk mempraktikkan cara menulis berbagai karakter yang memiliki makna positif, seperti cinta dan anugerah.

(Gambar 1.0. kelas Global Business Chinese melakukan karya seni kaligrafi di kampus Kijang)
Selama sesi pembelajaran berlangsung, suasana kelas berlangsung secara interaktif dan memiliki keingin-tahuan yang tinggi. Tidak hanya mempelajari bentuk dan struktur karakter Tionghoa, mahasiswa juga memahami nilai-nilai yang terkandung dalam seni kaligrafi. Masing-masing mahasiswa diberikan kesempatan untuk menuangkan kreativitas melalui karya seni kaligrafi yang dibuat.
(Gambar 1.1. kelas kaligrafi di kampus Kijang)
(Gambar 1.2. salah satu mahasiswa melakukan karya seni kaligrafi di kampus Kijang)
(Gambar 1.3. foto bersama kegiatan kelas kaligrafi di kampus Kijang)
Beragam hasil karya yang dituliskan oleh para mahasiswa Global Business Chinese menjadi bukti bahwa mereka memiliki semangat untuk mempelajari budaya Tiongkok secara langsung. Kegiatan ini secara tidak langsung memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif dengan menyatukan aspek bahasa, seni, dan budaya. Melalui pembelajaran ini, mahasiswa memperluas wawasan dunia dan mengenal budaya-budaya Tiongkok secara lebih dalam.
(Gambar 2.0. foto bersama kelas kaligrafi di kampus Alam Sutera)



