GBC Student’s Study Abroad Experience at Qingdao City University

Study abroad seringkali dianggap sebagai pengalaman bersama. Namun, bagi mahasiswa Global Business Chinese Binus University yang mengikuti program di Qingdao City University, menjadi pengalaman dan perjalanan pribadi yang dapat membantu memahami bahasa, budaya, dan lingkungan global.

Albert Winata, seorang mahasiswa Binusian 2027 yang menjadi satu-satunya perwakilan dari GBC yang mengikuti program ini untuk membawa identitas akademik serta menghadapi tantangan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru secara mandiri.

Selama menjalankan study abroad di Qingdao City University, Albert terlibat dalam sistem pembelajaran yang menekankan interaksi dengan mahasiswa lokal dan diskusi aktif selama perkuliahan di kelas. Disinilah pentingnya peran bahasa mandarin dalam konteks rutinitas akademik sehari-hari.

Pengalaman ini menuntut Albert supaya dapat menumbuhkan pola pikir yang lebih terbuka dan adaptif, karena perbedaan lingkungan belajar dengan yang biasanya, serta dituntut untuk lebih proaktif dalam memahami materi, menyampaikan pendapat, dan menyesuaikan diri dengan dinamika kelas yang berlaku secara global.

Pembelajaran tidak hanya berhenti di lingkungan kelas saja, tetapi juga melalui interaksi dengan mahasiswa lokal dan lingkungan sekitar. Albert harus membangun hubungan secara mandiri dan memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Mandarin di dunia nyata.

Hal ini memberikan tantangan sekaligus manfaat tersendiri bagi Albert, seperti meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi dengan orang dari lintas budaya, dan menjadi pribadi yang lebih mandiri dalam situasi baru.

Di Qingdao, banyak pengalaman hidup yang ditawarkan dari sebuah kota pesisir. Albert dapat mengamati secara langsung bagaimana budaya dan kebiasaan masyarakat setempat terbentuk, mulai dari aktivitas di lingkungan kampus hingga kehidupan di lingkungan publik. Berinteraksi dengan berbagai lingkungan membuat Albert lebih memahami kebiasaan sosial dan budaya, yang merupakan bagian penting dalam membangun perspektif global.

Dengan mengikuti program studi lintas negara ini memberikan tantangan yang lebih sulit, namun di saat yang bersamaan juga menghasilkan pembelajaran yang lebih mendalam. Tidak hanya memperoleh wawasan akademik, Albert juga mengembangkan kemampuan adaptasi, mandiri, dan memahami budaya lintas negara.

Dari pengalaman seperti inilah yang menunjukkan bahwa GBC Binus University tidak hanya membekali mahasiswa-siswina dengan kemampuan bahasa Mandarin, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjalani kehidupan di dunia yang dinamis dan penuh tantangan.

Jonathan Sebastian Gani