Pertukaran Bahasa dan Budaya Tanpa Batas: BINUS University dan Wenzao Ursuline University of Languages
Oktober hingga Desember 2025, 25 mahasiswa BINUS University dan 20 mahasiswa Wenzao Ursuline University of Languages, Taiwan, merasakan pengalaman belajar bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia bersama melalui kelas klub. Klub ini mempertemukan dua pihak kampus melalui zoom meeting yang terdiri atas 10 sesi, setiap sesi berdurasi 1 jam 30 menit.
Dua Kelas Menjadi Satu
Kegiatan ini menggabungkan mata kuliah “Masyarakat dan Budaya Tionghoa di Indonesia” dengan kelas klub percakapan bahasa Mandarin dari BINUS University. Banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini termasuk Ibu Wei Aini dari Jurusan Studi Asia Tenggara, Wenzao Ursuline University of Languages bersama dengan mahasiswa dan dosen dari BINUS University. Pertemuan ini membuka peluang bagi mahasiswa dari kedua kampus untuk dapat bertukar bahasa dan budaya secara langsung.
Indonesia Diperkenalkan ke Layar Taiwan
Mahasiswa dari kedua kampus mempersiapkan masing-masing topik untuk dijelaskan dan didiskusikan untuk setiap sesi. Dari mahasiswa BINUS memperkenalkan kota-kota di Indonesia, budaya tata rias Indonesia, makanan Indonesia, dan alat musik Indonesia. Sebelum menjelaskan, mahasiswa BINUS mempersiapkan diri terlebih dahulu dalam berlatih presentasi di kelas supaya memperbaiki penggunaan kosakata, terjemahan bahasa Mandarin, dan kedalaman isi presentasi. Hal tersebut dilakukan supaya penyampaian materi dapat berlangsung dengan baik.
Aturan yang Seru
Selama kegiatan ini berlangsung, terdapat sebuah aturan yang sudah ditetapkan dimana mahasiswa wajib menggunakan bahasa Mandarin atau bahasa Indonesia saat menjelaskan materi. Aturan ini membuat kegiatan terasa menarik dan dengan diberlakukan seperti itu, bahasa yang dipelajari dapat benar-benar digunakan dalam pertukaran lintas budaya. Melalui penjelasan topik dan interaksi dari kedua kampus, peserta dapat memahami budaya Taiwan dan Indonesia dengan lebih baik, tidak hanya berlatih dari segi bahasanya saja.
Tiga Hasil yang Dialami
Melalui kegiatan ini, mahasiswa pertukaran Taiwan-Indonesia semakin dalam dan menjadi wadah pertukaran antar kampus yang memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk berkomunikasi dan berbagi budaya bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia. Pembelajaran bahasa dan lintas budaya menjadi lebih efektif melalui persiapan topik, latihan presentasi, dan penjelasan resmi dari kegiatan ini. Mahasiswa dapat menangani secara langsung persoalan kosakata, terjemahan, dan penyampaian isi materi yang menjadikan praktik berbahasa dan pemahaman budaya menjadi semakin kuat. Tidak hanya kedua hasil tersebut, kegiatan ini juga menjadi model pertukaran yang berpotensi berkelanjutan untuk kegiatan serupa di masa depan. Terlihat dari harapan para peserta yang menunjukkan bahwa pertukaran bahasa dan budaya antar kampus memiliki dasar untuk terus bertumbuh serta dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi Taiwan dan Indonesia dalam mendorong pertukaran mahasiswa dan kegiatan bersama.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa jarak tidak menjadi penghalang bagi BINUS untuk belajar bersama pihak internasional. Membangun persahabatan akademik yang menjanjikan dapat terwujud melalui bahasa yang menjadi jembatan penghubung.

