Ketika Data Bertemu Budaya: Dunia Bahas Humaniora Digital di BINUS University
Dapatkah algoritma membantu kita dalam memahami keragaman manusia?
Pertanyaan itulah yang terkemuka dalam forum akademik tanggal 28 Oktober 2025 yang bertema dialog lintas disiplin tentang penelitian humaniora digital di BINUS Kampus Jakarta. Kegiatan berlangsung selama dua jam dan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa dan dosen yang memperhatikan para peneliti dari 3 negara membahas bagaimana teknologi dan budaya dapat saling melengkapi.
Ilmu Komputer Dibagikan dalam Kehidupan Masyarakat
Praktik humaniora digital di Taiwan adalah fokus utama dari forum ini, yaitu, bagaimana ilmu komputer dan big data dapat dipadukan dengan humaniora dan ilmu sosial. Para panelis juga mengukur kemungkinan metode digital untuk memahami masyarakat dan konteks budaya yang beragam. Diskusi ini bermula pada pengalaman Taiwan dan Indonesia, dimana dua masyarakat memiliki latar belakang budaya, etnis, dan sosial yang majemuk. Hal ini mengajak peserta untuk melihat bagaimana humaniora digital dapat membantu memahami keragaman budaya, perubahan sosial, dan interaksi antarmanusia serta bagaimanametode penelitian digital diinterpretasikan dalam konteks budaya yang berbeda.
Lebih dari Sekadar Diskusi
Bagi para mahasiswa, forum ini membuka jendela pengetahuan yang jarang dijumpai di ruang kuliah biasa. Mereka secara langsung memperoleh gambaran tentang masyarakat Taiwan dan konteks budayanya yang beragam, sekaligus memperdalam pemahaman tentang kemajemukan Indonesia. Melalui hal ini, Kajian Taiwan dilihat dari perspektif lintas budaya dan komparatif, tidak hanya bertumpu pada satu sudut pandang. Hasil dapat dirasakan pada tingkat akademik. Forum ini mempertemukan para akademisi dan dosen dari Taiwan, Indonesia, dan mancanegara, sekaligus menjadi pendorong dialog antara humaniora digital, Kajian Taiwan, serta humaniora dan ilmu sosial. Inilah titik pertemuan dimana network penelitian antara akademisi Taiwan dan Indonesia mulai dibangun.
Sebuah Jalan untuk Kolaborasi Terbuka
Forum ini secara tidak langsung meletakkan fondasi untuk langkah-langkah selanjutnya, seperti penelitian bersama, forum akademik, pertukaran talenta, dan program kolaborasi humaniora digital di masa yang mendatang. Melalui kegiatan ini, BINUS University menegaskan perannya sebagai ruang penemuan gagasan internasional.
