Study Abroad ke Chengshiu University

Sastra China Binus University bekerjasama dengan Chengshiu University yang berada di Kaohshiung, Taiwan, untuk mengadakan program study abroad selama setahun. Berikut ini share pengalaman menarik para mahasiswa study abroad di negeri Taiwan mengenai proses belajar mereka:

Taiwan menggunakan Traditional Chinese Character, apakah itu menyulitkan?

Devi: Tidak , karena saya dr kecil sudah belajar dengan traditional chinese character. hanya saja ada beberapa yang lupa karena di kampus ,saya belajar menggunakan simplified.

Zefanya: Lumayan menyulitkan, karena saya sudah terbiasa menulis menggunakan Chinese Simplified yang guratannya jauh lebih simple daripada Traditional Chinese yang digunakan disini. Ada kalanya saya melihat huruf Traditional Chinese yang sangat susah, tetapi setelah dilihat di kamus ternyata huruf tersebut sangat simple jika ditulis dengan menggunakan Chinese Simplified. Saya berlatih menghafal old Chinese character dengan cara membaca webtoon dalam bahasa Mandarin (traditional chinese), membaca menu di restoran.

Yurike: Di Indonesia saya belajar simplified character tapi di Taiwan belajarnya traditional character. Awal datang ke sini banyak huruf yang saya ga kenal karena itu huruf traditional. Yang menyulitkan adalah saat belajar di kelas, dosennya menerangkan di slide menggunakan huruf traditional. Cara saya menghafal huruf traditional ya dengan slide yang dosen saya kirimkan, kalo saya ga kenal huruf nya saya cari lewat Pleco. Kadang huruf traditional sama simplified tidak mirip sama sekali Itu biasanya yg sulit buat dihafalkan.

Eva: Sangat menyulitkan, karena Simplified Chinese character saja masih belum terlalu hafal ditambah lagi dengan traditional Chinese character yang tidak pernah kami pelajari.  Tidak ada waktu yang signifikan untuk mempelajari chinese character tersebut, karena berjalan dengan sendirinya akan hafal. Dan saya sampai saat ini hanya hafal character yang sering terlihat saja, untuk menulis masih susah untuk di tulis hanya beberapa saja yang bisa saya hafal dan tulis daripada saya hafal untuk dbaca.

Kaoshiung University mengadakan Study Tour ke Taipei. Ceritakan secara singkat pengalamanmu!

Zefanya: Kami berangkat dari Kaohsiung menuju Taipei menggunakan bus, dan ternyata waktu yang diperlukan dari Kaohsiung ke Taipei hanyalah 5 jam. Padahal, letak Kaohsiung dengan Taipei seperti ujung ke ujung. Kaohsiung terletak di bagian bawah sedangkan Taipei di paling atas. Setelah sampai di Taipei, kami hanya sempat mengunjungi Taipei 101, yang adalah bangunan paling tinggi di Taiwan. Kami tidak sempat naik ke lantai paling atas karena kami tidak memiliki banyak waktu, jadi kami hanya berkeliling di mall yang terdapat di lantai dasar dan juga daerah sekitar Taipei 101. Kami juga mengunjungi Chiang Kai-shek Memorial Hall yang ternyata sangat luas dan indah, terlihat sangat terawat bahkan bunga bunganya pun terlihat segar dan cantik. Setelah itu, kami pergi ke Taichung tepatnya ke Universitas Tunghai untuk melihat sapi.

Yurike: Chengshiu university mengadakan study tour ke taipei dan ke taizhong dan semua biaya di tanggung oleh univ. saya di bawa ke tempat yang terkenal di sana, seperti ke museum chiang kai shek di Taipei, Taipei 101, sunmoon lake, dll. Dan saya bisa merasakan suasana pasar malam yang berbeda dengan di Kaohsiung, saya bisa melihat semacam opera peking yang berada di pasar malam Taizhong.

Hanny: sekolah cheng shiu university, adalah sekolah yang cukup mendukung kegiatan pertukaran pelajar ini dan mereka mengajak kami pergi ke taipei yang adalah ibukota dari taiwan. Kami begitu gembira. seluruh fasilitas mulai dari transportasi sampai akomodasi telah mereka persiapkan untuk kami dan kami tidak membayar sepeser pun. mereka mengajak kami berkeliling taipei selama 3 hari dan terasa sangat menyenangkan.

Kami sangat senang dapat berbagi cerita dengan teman-teman sekalian melalui tulisan ini. Masih akan terus diupdate untuk kelanjutan ceritanya ya 🙂

 

 

Writer: Tiara Cornelia-1801432614